Aksi Kemanusiaan Ipda Purnomo: Menyambangi Keluarga Yatim di Balongtawon Lamongan dan Berikan Bantuan Modal Usaha

LAMONGAN,Berkasbersinar.id 28 September 2026 — Inspektur Polisi Dua (Ipda) Purnomo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan melakukan aksi silaturahim kemanusiaan ke kediaman Ibu Kartini, seorang ibu rumah tangga sekaligus kepala keluarga yang membesarkan lima anak yatim di Desa Balontawon, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

​Kunjungan ini bermula saat Ipda Purnomo secara tidak sengaja bertemu dengan salah satu anak Ibu Kartini, yaitu Mas Habibie. Setelah mengantarkan Habibie pulang ke rumahnya, Ipda Purnomo mendapati kondisi kehidupan keluarga tersebut yang sangat memprihatinkan.

​Di dalam rumah berlantai tanah dan beratap sederhana tersebut, Ibu Kartini dan kelima anaknya harus bertahan hidup di tengah keterbatasan ekonomi. Keterbatasan modal usaha membuat keluarga ini kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, hingga sempat harus mengonsumsi nasi sisa hari sebelumnya karena kehabisan beras serta tidak mampu membeli token listrik.

​Untuk bertahan hidup sehari-hari, Ibu Kartini biasanya berjualan makanan keliling di area Alun-Alun Kota Lamongan pada malam hari. Beliau sebenarnya berkeinginan kuat untuk membuka warung makan dan berjualan soto, namun terkendala oleh ketiadaan modal.

Melihat kondisi tersebut, Ipda Purnomo memberikan bantuan berupa rezeki awal untuk kebutuhan mendesak serta berkomitmen memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp2.000.000 (dua juta rupiah). Bantuan ini diharapkan dapat membantu Ibu Kartini membuka dan melanjutkan usaha warungnya secara mandiri.

​“Hari ini saya tidak sengaja bertemu Mas Habibie dan mengantarnya pulang. Ternyata beliau memiliki lima saudara yang semuanya yatim. Untuk makan saja beras tidak ada dan harus makan nasi kemarin. InsyaAllah besok kami berikan modal usaha sebesar Rp2.000.000 agar Ibu Kartini bisa jualan soto di warungnya. Mudah-mudahan berkah dan membawa keberkahan bagi keluarga,” ujar Ipda Purnomo.

​Melalui bantuan ini, diharapkan Ibu Kartini dapat kembali mandiri secara ekonomi sehingga mampu membiayai kehidupan serta pendidikan kelima anak yatimnya secara berkelanjutan.

(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *